Jika bukan aku yang memulai,
kau tak akan pernah mengetuk pintu kehidupanku
Jika bukan aku yang mengenalkanmu pada duniaku,
kau pun tak akan pernah masuk terlalu dalam
Aku menemukan tatapan kosongmu saat itu
Lidahmu kelu untuk berucap kata
Hanya pandangan tersirat yang mampu aku artikan
Lalu aku membawamu dalam kehidupanku
Memberimu tempat terbaik yang aku punya
Kemudian pada suatu hari kau meminta untuk tinggal, dalam
waktu yang tidak bisa ditentukan
Kemudian pada suatu hari pula kau berpamit untuk
meninggalkan, untuk waktu yang tidak bisa ditentukan juga
Kini kau sedang berusaha keras mengenali dunia baru yang
akan kau selami
Aku hanya menyaksikanmu dari ujung jalan ini, dengan penuh
kekhawatiran
Seharusnya aku tak membiarkanmu berjalan sendirian, tapi aku
tak punya pilihan
Rasanya aku ingin mendampingimu dalam ketiadaan jiwamu saat
ini
Mengisi kembali asa yang pernah membuatmu ada
Jika memang salahku pernah memintamu pada Tuhan, maka dengan ikhlas aku terima jika Tuhan mengambilmu
Tapi sebelum kau benar-benar pergi atas takdir-Nya, aku akan
memohon pada Tuhan untuk menjadikanmu tiada
Jika bukan aku yang melakukannya, lalu siapa lagi?

0 komentar:
Posting Komentar